Cara Membeli Saham

Cara beli saham, kali ini kita akan membahas cara beli saham, dengan asumsi kita sudah mengerti ya apa yang dimaksud dengan saham dan apa yang dimaksud dengan perusahaan terbuka dan seuah perusahaan juga dapat diwakilkan oleh lembaran lembaran kertas.

Jika kita sudah mengerti ilmu dasar dari saham tersebut pasti langsung mempunyai pikiran, Bagaimana sih cara membeli saham? Apakah langsung datang keperusahaan? Apa harus lewat bank?  Jika kita memiliki pertanyaan yang tidak jauh dari itu, maka semoga tulisan ini dapat dijadikan penjelasan tentang pertanyaan tadi tentang mekanisme jual beli saham. Tetapi ini hanyalah ilustrasi atau gambaran besarnya, belum terlalu detai karena jika kita belajar harus dari dasarnya terlebih dahulu.

Bagaimana sih cara membeli saham?

Pertama, coba kita bayangkan kita sedang berada di pasar tradisional. Kita akan menemukan begitu banyak dagangan yang d tawarkan seperti sayuran, bumbu-bumbu, beras dan lain sebagainya. Sekarang kita bayangkan bahwa penjual tersebut bukan sedang berjualan sayuran, tetapi yang di tawarkan pedagang tadi adalah lembaran kertas atau bisa disebut dengan saham perusahaan. Nah itu adalah gambaran tentang pasar modal, dimana terdapat orang-orang berjualan dan terdapat juga pembeli atas kepemilikan saham sebuah perusahaan. Hal yang menarik dalam pasar modal adalah kita tidak pernah mengetahui saham ini kita membeli dari siapa dan jika kita menjual, kita juga tidak tahu siapa yang membeli saham kita. Ini adalah sebuah perbedaan antara pasar modal dengan pasar tradisional. Jika dipasar tradisional misalnya kita membeli sayuran, kita akan mengetahui siapa penjual sayur tersebut meskipun kita tidak kenal atau mengetahui nama penjual sayur di pasar tersebut, dan penjual pun sadar bahwa kita adalah pembelinya.

Kenapa dalam pasar modal penjual dan pembeli tidak saling tahu?

Karena dalam melakukan jual beli di pasar modal, kita harus menggunakan jasa orang lain, nah jasa yang kita pakai ini dinamakan dengan Sekuritas/Pialang/Broker. Mungkin kita lebih familiar dengan nama Broker yak arena lebih sering disebutkan dalam dunia saham. Tetapi sebenarnya 3 kata tersebut memiliki arti yang hampir sama sebenarnya. Namun untuk pembahasan kali ini kita tentukan dulu dalam penyebutan kedepanya kita akan menggunakan kata SEKURITAS.

Untuk kegiatan jual beli di pasar modal kita harus melalui sekuritas hal ini terjadi karena ketika kita menjual atau membeli saham tidak lah semudah seperti apa yang kita bayangkan, jual beli saham berbeda dengan kita membeli rokok diwarung, kita membayar kemudian rokok akan kita dapatkan. Dalam pasar modal ada sebuah catatan yang perlu dilakukan.

Apakah kita harus tahu catatan-catanan saat jual beli saham? Ya boleh banget. Tidak ada yang melarang

Boleh tidak, kita ga perlu cari tahu informasi sekuritas bertugas apa saja saat kita jual beli di pasar modal? Pastinya, karena itu adalah tugas dari sekuritas. Kuncinya adalah jangan merepotkan diri sendiri.

Sekarang kita sudah mengetahui bahwa jika kita ingin membeli sebuah saham, maka kita tidak perlu datang langsung ke perusahaan untuk membeli sahamnya. Kita juga mengetahui ada sebuah pasar yang menjual kertas kertas, tetapi kita tidak dapat masuk kesana, makanya kita menggunakan jasa sekuritas.

Jadi apa itu sekuritas? Dan apa peran penting Sekuritas?

Sekuritas sendiri berarti perusahaan yang menyediakan jasa untuk menjad perantara untuk kegiatan jual beli saham.

Kenapa sih Sekuritas baik banget sama kita, mencatat semua kegiatan jual beli saham kita? Ya jelas baik, kan kita akan membayar jasa mereka pada saat kita melakukan transaksi jual beli saham. Ooooh

Saat kita melakukan pembelian, kita akan membayar jasa sekuritas berkisar 0,15 persen dari total transaksi kita. Dan pada saat menjal, kita akan membayar sekitar 0,25 persen. Tetapi sekarang banyak sekali sekuritas yang bermunculan dengan penawaran-penawaran yang pastinya berbeda-beda. Namun penjelasan 0,15 – 0,25 persen tersebut merupakan kisaran rata rata. Nilai yang cukup adil bukan, kita akan melakukan jual beli yang diperantarai sekuritas, lalu setelah transaksi berhasil, kita membayar sejumlah upah ke sekuritas. Jika transaksi tidak berhasil, maka kita tidak perlu membayar. Sangat mudah bukan.

Bagaimana kita memberi perintah kepada sekuritas untuk melakukan transaksi jual atau beli?

Pada saat ini, rata-rata sekuritas sudah memiliki sebuah aplikasi yang bisa kita buka lewat Handphone yang kita miliki. Transaksinya juga online, tidak jauh berbeda dengan ketika kita membeli barang di internet pada jaman sekarang. Yang penting adalah membuat akun sekuritas terlebih dahulu. Jika kita sudah sering bertransaksi jual beli dalam internet, maka ini tiak akan membuat kita merasa kesulitan untuk menjalankan aplikasi sekuritas.

Untuk proses pembuatan akun sekuritas prosesnya mirip-mirip dengan proses pembukaan rekening bank biasanya. Jika kita sudah mendaftar, maka kita akan mendapatkan rekening baru.

Bedanya apa dengan rekening bank?

Rekening yang kita miliki dalam sebuah aplikasi sekuritas bernama Rekening Dana Investor (RDI) ini adalah rekening khusus untuk melakukan jual beli saham.

Nah jika kita memiliki pertanyaan, bisa tidak kita langsung mengirim/mentransfer uang dari rekening pribadi ke perusahaan yang menjual saham? Jawabanya adalah tidak bisa dong, kita harus memiliki RDI terlebih dahulu. Lalu apa persyaratan untuk membuat RDI?

KTP – berarti umurnya harus lebih dari 17 tahun

NPWP – Jika kita belum punya npwp kita dapat menggunakan npwp pasangan bagi yg sudah menikah. Namun jika benar benar tidak ada NPWP ada juga beberapa sekuritas yang opsional, kita hanya mengisi surat keterangan tidak memiliki NPWP.

Rekening Buku Tabungan

Sudah hanya itu saja, sangat sederhana bukan.

Sekuritas sendiri untuk sekarang ada berbagai macam, contohnya BCA sekuritas, Mandiri sekuritas, BNI sekuritas dan lain sebagainya. Jika kita ingin mendaftar salah satu sekuritas, kita dapat mendaftar melalui online, anda bisa melihat di website masing-masing sekuritas. Yang menjadi pembeda antar sekuritas adalah :

Fee Jual beli ada yang relative murah ada juga yang relative mahal.

Tampilan aplikasi ada yang sangat lengkap ada yang biasa saja, yang tepenting kita nyaman untuk menggunakannya

Minimal deposit – masing-masing sekuritas memiliki nilai minimal deposit, ada yang mulai dari satu juta, lima juta sepuluh juta. Namun tenang saja untuk kita yang baru ingin bermain saham, ada sekuritas yang menawarkan deposit awal dengan nominal 100 ribu sudah dapat melakukan jual beli saham. Ini bukan seperti dana awal untuk registrasi, tetapi uang yang sudah kita masukan tadi akan masuk kedalam Rekening Dana Investor tanpa dipotong sepeserpun jadi aman uang yang kita setorkan.

Kesimpulan dalam pembahasan kali ini, bagi kita yang belum mempunyai akun sekuritas ada baiknya membuat terlebih dahulu, karena dalam pembuatanya juga membutuhkan waktu untuk mendapat persetujuan dari sekuritas. Jika anda ingin serius dalam belajar saham, anda harus mempunyai akun sekuritas terlebih dahulu agar kita memiliki Rekening Dana Investor. Jadi jika kita sudah memiliki akun sekuritas, nanti bisa langsung praktekan pembelian saham perdana kita, beyuuuh keren ges.

Demikian penjelasan tentang cara membeli saham, semoga bermanfaat. Semangat mencoba